Responsive Ad Slot

Bawa Sajadah & Qur'an Kok Dicurigai Makar

Senin, 03 April 2017


Wakil Ketua Fraksi PKS Aboe Bakar Al Habsyi mempertanyakan langkah polisi menangkap pengerak aksi 313 ustad Al Khattah. Ada 'something wrong' dalam kasus penangkapan ini.

Aboe mengatakan, penangkapan oleh polisi terhadap penggerak aksi 313 ustad Al Khattah harus dijelaskan secara baik ke publik. Karena terlihat masyarakat selama ini melihat ada “something” dengan penegakan hukum kita.

"Kenapa ketika ada aksi untuk menegakkan hukum terhadap Ahok selalu berbuah penangkapan dengan pasal makar. Bukankah makar itu tindakan penggulingan pemerintahan yang sah dengan cara inskonstitusional," katanya di Jakarta.

Dia mempertanyakan, apa hubungannya dugaan makar dengan aksi penegakan hukum terhadap Ahok. Kata dia, akibat sikap polisi menangkap pengerak aksi 313 yang di baca publik akhirnya seolah mengganggu Ahok sama dengan makar atau mengganggu penguasa. "Ini harus dijelaskan dengan baik oleh para penyidik yang menangani perkara ini," katanya.

Anggota Komisi III ini menyampaikan, publik sulit menerima jika aksi-aksi yang selama ini mendesak penegakan hukum terhadap Ahok disebut sebagai upaya makar. Apalagi saat aksi 212 dihadiri oleh Presiden, Panglima dan Kapolri, oleh karenanya aneh sekali jika disebut bagian dari makar.

Aboe menyarankan, polisi melihat terlebih dahulu profil para peserta aksi sebelum melakukan penangkapan. Terlebih, para pengerak aksi itu mereka para ulama yang kemana mana hanya bawa tasbih dan qur’an. Tidak bawa senjata untuk melawan penguasa, jadi tidak mungkin menggulingkan kekuasaan.

"Coba bandingkan dengan makar yang dilakukan di Mesir mereka menggunakan pasukan dengan senjata lengkap. Ataupun upaya makar di Turki, mereka menggunakan kendaraan lapis baja dan pesawat tempur. Sedangkan aksi yang dilakukan di Jakarta diikuti oleh ibu-ibu dan manula, mereka berangkat hanya bawa sajadah dan Al Qur’an. Mau makar cara bagaimana?" tanyanya.

Aboe mengingatkan, bila polisi gagal menjelaskan penangkapan terhadap pengerak aksi 313 ke publik, dia takut kepercayaan publik kepada Polri akan turun.

"Karena saya khawatir publik melihat yang dilakukan polisi bukanlah upaya penegakan hukum, melainkan memberangus aspirasi masyarakat yang meminta penegakan hukum terhadap Ahok," pungkasnya.
Don't Miss