Responsive Ad Slot

Horee... Buat Para "Jomblo" Ada Kabar Gembira dari Bupati ini...

Rabu, 12 April 2017

Belakangan, permasalahan yang dihadapi para "jomblo‎" atau sebutan bagi yang masih sendirian, singgle atau belum menikah kian kompleks dan meresahkan saja. Jumlahnya pun meningkat tajam dari tahun ke tahun.

Lihat hasil penelitian yang dirilis Euromonitor Interational Research, Lunch Actually Group, angkanya ‎menunjukkan bahwa pada tahun 1996 jumlah jomblo di dunia mencapai sekitar 153 juta jiwa. Angka tersebut melesat sekitar 55% dalam waktu 15 tahun kemudian menjadi 277 juta orang. ‎Macam-macam penyebabnya.

Padahal‎ dalam agama Islam, seperti diutarakan Bupati Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) terpilih Akmal Ibrahim dalam status facebooknya, memerintahkan untuk menyegerakan menikah, seperti yang termaktub dalam Al-Qur'an.

"Dan nikahkanlah orang-orang yang masih membujang di antara kamu, dan juga orang-orang yang layak (menikah) dari hamba-hamba sahayamu yang laki-laki dan perempuan. Jika mereka miskin, Allah akan memberikan kemampuan kepada mereka dengan karunia-Nya. Dan Allah Mahaluas (pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui," tulis Akmal mengutip Surat An-Nur ayat 32.

"Kawan-kawan, perhatikan perintah pada kalimat "Kawinkanlah" yang ditujukan pada dua golongan. Pertama terhadap orang-orang yang sendirian diantara kamu. Dan golongan kedua adalah hamba sahaya. Golongan kedua ini hanya untuk sistem era perbudakan. Sedangkan sekarang perintah kawinkanlah itu jelas pada mereka yang sendirian alias jomblo," komentarnya menanggapi antusiasme netizen menyambut program khusus yang akan disiapkan untuk para jomblo.

Perbincangan seru mengenai program khusus untuk para jomblo ini bermula dari kunjungan pimpinan salah satu partai politik daerah setempat di pondok kebun bupati Akmal. Dalam facebooknya, jebolan Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala ini mengungkapkan salah satu isi pembicaraan dalam pertemuan itu adalah diskusi tentang nasib para jomblo.

"Ternyata, di zaman Rasulullah SAW, jomblo yang ingin menikah tapi tak mampu karena miskin, dibantu oleh Baitul Mal. Bagaimana dengan kita, betulkah berbagai kenakalan ini dipengaruhi oleh sikap jomblo yang cenderung mengulur-ngulur waktu atau enggan menikah. Kawan-kawan jomblo, perhatikanlah ayat Al-Qur'an dan Hadits yang cukup jelas tentang keutamaan menikah, dan perintah membantu untuk menikah, termasuk pada pemimpin. Mari membahasnya," ajak sang Bupati dengan mengunggah foto pertemuannya dengan elit Partai PKS Kabupaten Abdya.

Hingga berita ini diturunkan, status facebook yang diposting kemarin itu sudah direspon 645 akun dengan beragam emoticon, diantaranya; jempol, ketawa dan love. Status facebook ini juga diramaikan dengan ratusan komentar.

Sebagian besar komentar, menyambut gembira gagasan itu. Bahkan diantaranya ada yang merekomendasi jomblo-jomblo di daerah lain untuk pindah ke Abdya. Ada juga yang beralasan tingginya mahar di daerah setempat yang menjadi penyebab utama mereka mempertahankan kejombloannya.

Namun facebookers lain menimpali bahwa mahar sebetulnya bukan alasan utama. Tapi juga disebabkan oleh kesulitan para jomblo menemukan pasangan yang tepat. Sehingga, akun facebook lain menyarankan perlu diselenggarakan program "Take Me Out" tingkat kecamatan, seperti salah satu program reality show mencari pasangan di televisi swasta‎.

Lalu bagaimana pula pendapat para Jomblo di belahan bumi lain? (*)

Don't Miss