Responsive Ad Slot

DPR Dorong BPK Segera Audit Perum Bulog

Selasa, 30 Mei 2017


Rapat Kerja Komisi VI DPR dengan Dirut Perum Bulog berlangsung panas, kemarin. Anggota DPR mendorong BPK melakukan audit investigatif atas langkah Perum Bulog mengakuisisi perusahaan gula PT Gendhis Multi Manis (GMM).

Saat Raker Anggota Komisi VI Rieke Diah Pitaloka mengkritik pedas langkah Dirut Perum Bulog Djarot Kusumayakti mengakuisisi pabrik gula PT GMM dengan tujuan stabilisasi harga kurang layak dilakukan.

"Kita mendorong dilakukan audit investigasi oleh BPK. Langkah Bulog mengakuisisi PT Gendhis banyak kejanggalan. Jangan sampai negara dirugikan," katanya di Gedung Parlemen.

Rieke mengkhawatirkan akusisi kepemilikan pabrik yang tidak sesuai dengan peran awal Bulog bisa menimbulkan permainan dalam tata niaga gula. Selain itu, belum tentu akuisisi itu benar-benar bisa membantu proses stabilisasi harga gula.

Dia mempertanyakan proses akuisisi tersebut, karena Bulog dianggap belum memiliki kemampuan keuangan yang sehat.

"Proses akuisisi patut diselidiki, karena kabarnya terjadi permasalahan. BPK harus dilibatkan untuk mengungkap kekhawatiran soal proses akuisisi," cetusnya.

Dia menyampaikan, sepengetahuannya sebelum diakuisisi Bulog, PT GMM adalah perusahaan gula yang sedang bermasalah dan terlilit utang di lembaga perbankan. Sehingga aneh kalau Bulog mengakuisisi perusahaan yang tidak sehat dan membayarnya seharga puluhan miliar.

"Ada skenario apa Bulog mengakuisisi sehingga mengeluarkan dana besar untuk PT GMM terlilit utang di bank? Enak sekali pemilik PT GMM yang perusahaannya dibeli Bulog saat kreditnya macet, cuma 70 persen lagi," ujarnya.

Anggota Komisi VI Nasril Bahar menyampaikan, Perum Bulog sebagai BUMN perlu diaudit oleh BPK, terutama jika ada laporan dari masyarakat tentang dugaan terjadi permainan dalam proses akuisisi PT GMM.

"Usul dilakukannya audit oleh BPK terhadap proses akuisisi PT Gendhis perlu dilakukan. Menurut saya transparansi dalam pengelolaan BUMN sangat penting dan harus kita dukung," cetusnya.

Sebelumnya, Perum Bulog melakukan akuisisi terhadap 70 persen saham PT Gendhis Multi Manis (GMM), perusahaan pabrik gula di Blora, Jawa Tengah senilai Rp77 miliar, atas alasan stabilisasi harga.
Don't Miss