Responsive Ad Slot

PD Aceh Ingin Solid Hingga ke Pelosok Gampong

Minggu, 21 Mei 2017

Partai Daerah Aceh (PD Aceh) Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) gelar acara syukuran dan peusijuk (tepung tawar) kantor yang berada di desa Padang Baru kecamatan Susoh kabupaten setempat, Minggu (21/5/2017). 

Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PD Aceh Abdya, Ishak mengatakan partai itu merupakan salah satu partai keinginan dan harapan masyarakat Aceh pada umumnya, dan masyarakat Abdya pada khususnya. Hal itu disampaikan Ishak dalam sambutannya pada acara peresmian seraya menyantuni anak-anak yatim. 

"Oleh karna itu, kami selaku pengurus adalah sebagai motor penggerak partai, dan kita berharap kepada pengurus partai agar terus bersatu barisan, untuk menguatkan pertarungan di pileg 2019 yang akan datang," ucap Ishak mengajak seluruh pendukung. 

Selanjutnya, Ketua DPW PD Aceh Abdya ini juga mengajak semua pengurus dan simpatisan, agar tetap solid menjaga hingga kepelosok-pelosok gampong, serta tetap mengembangkan partai keseluruh lini, sebab PD Aceh adalah milik seluruh rakyat Aceh. 

"Partai PD Aceh bukan lah partai kelompok tertentu, Partai PD Aceh terbuka untuk seluruh masyarakat," ungkapnya. 

Ishak juga berkisah, Partai PD Aceh merupakan yang sebelumnya Partai Damai Aceh (PDA), tapi diakuinya partai itu diubah menjadi partai PD Aceh seperti saat ini. Dikatakannya juga, PD Aceh merupakan salah satu partai pengusung calon Gubernur-Wakil Gubernur Aceh Irwandi Yusuf-Nova Iriyansyah, yakni Gubernur-Wakil Gubernur terpilih periode 2017-2022.

"Di Abdya PD Aceh mengusung pasangan calon Bupati-Wakil Bupati Akmal Ibrahim-Muslizar. MT, periode 2017-2022, dan Alhamdulillah menang," sebut Ishak, seraya memohon "Semoga PD Aceh terus berjaya," katanya. 

Sementara, Ketua Muntasar Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PD Aceh, Tgk. Armisli menyebutkan bahwa ia telah berada sebagai pengurus partai tersebut sejak partai besutan Abi Muhib (sebutan Tgk Muhibbussabri) itu berdiri. 

"Maka, mari bersama-sama mewujudkan kedamaian demi partai yang kita cintai ini," kata Tgk. Armisli. 

Ditambahkannya, semestinya kekuasaan harus dibarengi dengan kekuatan dukungan dari agama, jika kekuasaan tanpa dukungan agama, maka hal-hal yang ditakutkan akan terjadi. 

"Insha Allah akan kuat, jika kekuasaan dibarengi agama, maka akan langgeng," ucapnya. 

Acara syukuran dan peresmian kantor yang dibarengi santunan anak yatim itu, turut dihadiri Ketua Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Abdya, Ketua DPK, tokoh ulama, tokoh masyarakat dan tamu para undangan.

Rep: Muhammad Taufik
Don't Miss