Responsive Ad Slot

Tak Terima JK Dimata-matai, Maman Golkar Sarankan Adian Gosok Gigi

Selasa, 16 Mei 2017


Wasekjen DPP Partai Golkar Maman Abdurrahman mengecam pernyataan politikus PDIP Adian Napitupulu yang terkesan mengadudomba Wapres Jusuf Kalla dengan Presiden Jokowi.

"Adian jangan jadi provokator,  pemerintahan kita sekarang ini membutuhkan kondusivitas dan soliditas jangan memancing diair keruh yang justru akan menimbulkan kegaduhan kembali bahkan kontraproduktif terhadap pemerintahan Jokowi dan JK," kata Maman kepada wartawan.

Maman menyarankan, sebaiknya Adian mengurus diri sendiri ketimbang menjelek-jelekan pemimpin bangsa, khususnya Wapres JK.

"Sudahlah Adian mendingan bangun tidur lalu gosok gigi sama mandi dulu sana, biar segar nggak ngantuk dan bau mulut, supaya tidak ngalur ngidul bicaranya," sindirnya.

Eks Presiden Mahasiswa Universitas Trisakti ini menghimbau kepada semua elemen bangsa sekarang ini untuk bisa menjaga sikap dan mulut.
Kata dia, sesama elite partai pendukung pemerintah sebaiknya ikut menjaga soliditas pemerintahan Jokowi - JK agar bisa bekerja secara efektif buat rakyat.

"Kita sebagai bagian dari partai pendukung pemerintah seharusnya menjadi penyejuk dan penjaga soliditas, jangan lalu menjadi bagian dari pencipta masalahnya," ujarnya.
Maman sebagai anak bangsa mengingatkan Adian agar tidak membuat komentar yang terkesan mengadudomba elit pemimpin nasional.

"Saya tegaskan juga kepada Adian, kalau anda berani mencoba memancing diair keruh yang justru berdampak buruk kepada kondusifitas pemerintahan Jokowi maka saya bukan hanya mencatat nama anda saja, tetapi saya catat itu sebagai dosa sejarah anda kepada pemerintahan ini," tuturnya.

Seperti diberitakan Adian Napitupulu menyampaikan bahwa, pihaknya telah mencatat sejumlah pejabat negara yang berpotensi mengkhianati presiden dan pemerintahan yang dipilih secara demokratis oleh rakyat.

"Kalau misalnya kemudian Wakil Presiden juga mau mencoba-coba (khianati Jokowi), kita akan mencatat namanya. Dan kami harap, kerakusan-kerakusan untuk berkuasa tidak mengorbankan rakyat kita," kata Adian.
Don't Miss