Responsive Ad Slot

Di Lokakarya, ini Strategi Bupati Akmal Bangun Pusat Ekonomi di Barsela

Sabtu, 09 September 2017

Pelaksanaan seminar dan lokakarya, dalam rangka untuk mencapai cita-cita pertumbuhan ekonomi rakyat di pantai Barat Selatan Aceh (Barsela), yang dilaksanakan oleh Komunitas Pemuda Teman Akmal (PeTA), tentang ekonomi regional di wilayah itu dengan berbagai elemen masyarakat dan pemerintah, hal tersebut digelar di Aula rapat DPRK Abdya, Sabtu (9/9/2017). 

Seminar yang diadakan tersebut dengan tema "Membangun Ekonomi Abdya Sebagai Sentral Regional Barat Selatan Dan Model Ekonomi Islam Di Aceh", turut dihadiri oleh Bupati Abdya Akmal Ibrahim, SH, Ketua DPRK Abdya Zaman Akli, S. Sos, Wakil Ketua Romi Syah Putra, Dr. Teuku Zulham, SE, M.Sc, Dr.Sabri Abdul Majid sebagai pemateri dalam acara itu, serta ratusan peserta dari berbagai kalangan. 

Bupati Abdya Akmal Ibrahim saat menjadi pemateri dalam seminar itu mengatakan, bahwa Abdya ini sangat besar memiliki potensi yang harus dikembangkan, tak terkecuali bidang ekonomi. Daerah yang digelar Negri Breuh Sigupai ini, secara geografis letak daerah nya sangat strategis, yakni berada ditengah-tengah lintas Barat Selatan Aceh dan lintas Tengah. 

"Jarak tempuh dari Abdya ke berbagai daerah itu masih sangat terjangkau," ungkap Bupati Akmal. 

Dikatakan Akmal, di wilayah pantai Barat Selatan Aceh ini terdapat puluhan pabrik kelapa sawit (PKS), jika selama ini minyak CPO diekspor keluar negeri melalui pelabuhan Belawan, Medan Sumatera Utara, yang menghabiskan kos biaya transportasi dan lainnya yang sangat besar, sehingga berdampak pada harga tandan buah segar (TBS) menjadi lebih murah. 

"Di wilayah pantai Barat Selatan Aceh ini terdapat banyak pabrik PKS, tapi CPO harus dikeluarkan melalui pelabuhan Belawan, kos yang dikeluarkan sangat besar, sehingga harga sawit di petani menjadi murah, "sebutnya. 

Oleh karena itu, sebagai Bupati Abdya, Akmal Ibrahim bertekad ingin menumbuhkan ekonomi regional Aceh berasal dari Abdya, karena, selain letak kabupaten Abdya di antara daerah lainnya di wilayah tersebut, Abdya menjadi titik nol di pantai Barat Selatan Aceh dan Tengah, juga didukung dengan lokasi pelabuhan Susoh Teluk Surin di kecamatan Babahrot.

"Abdya ini ada lokasi pelabuhan laut, yakni Teluk Surin, dan jawaban pantai Barat Selatan hanya Surin, lautnya pun dalam, "cetus Bupati Akmal. 

Tak hanya itu, Bupati Abdya Akmal Ibrahim juga menerangkan bahwa infrastruktur di Abdya juga sudah mendukung, sehingga daerah ini penting untuk diperhatikan dan menjadikan Abdya pusat ekonomi regional. 

"Abdya juga sudah didukung dengan fasilitas infrastruktur, "katanya.

Pengakuan Akmal, ia sudah melakukan lobi dengan pemerintah Aceh, tentang kemudahan jalur transportasi dari lintas Tengah Aceh ke Abdya, hal ini agar memberi kemudahan bagi pengusaha dan masyarakat wilayah Tengah melalui Abdya. 

"Kemarin saya duduk lama dengan pak Gubernur dan pak Wagub, pemerintah provinsi mendukung seluruh akses jalan menuju Abdya, dan Gubernur dan pak Wagub sudah sepakat Rp. 500 miliar, "akui Akmal.

Selanjutnya, Akmal menginginkan kepada masyarakat Abdya agar tidak memikirkan hal-hal yang kecil, karena masih ada hal yang besar, dan ia meminta cara berfikir masyarakat Abdya seperti orang Padang Sumatera Barat, sebab, Padang mampu mempromosikan daerah nya sendiri. 

"Kenapa Padang bisa promosikan daerahnya, tapi kenapa kita harus promosi hal yang jelek, "ujar Akmal.

Bupati Abdya Akmal Ibrahim juga mengajak seluruh komponen masyarakat Abdya, agar dapat bersama-sama memikirkan hal tersebut, dan ia berharap kepada seluruh masyarakat Abdya mendukung program tersebut, demi peningkatan ekonomi masyarakat Abdya khususnya. 

"Kita jangan saling menyalahkan, apalagi menjatuhkan, karena ini demi ekonomi masyarakat Abdya, kalau kita mau lebih baik, "ajak Akmal.

Muhammad Taufik 
Don't Miss