Responsive Ad Slot

Sibuk Polemik Senjata, Calo SIM di Polri Makin Marak

Rabu, 27 September 2017

Di saat Polri sibuk menghadapi polemik pembelian senjata, aksi percaloan dalam pengurusan SIM di wilayah Polda Metro Jaya makin marak. Para calo menawarkan antara Rp 800.000 sampai Rp 1 juta untuk selembar SIM. Padahal harga resmi pengurusan SIM hanya Rp 125.000.

Aksi percaloan ini seperti tidak terkendali dan sangat meresahkan masyarakat. Untuk itu Ind Police Watch (IPW) mengimbau Tim Saber Pungli Mabes Polri segera turun tangan membersihkan percaloan dan pungli dalam pengurusan SIM di lingkungan kepolisian tsb. Selama ini Tim Saber Pungli lebih fokus memberantas pungli di institusi lain dan pungli di lingkungan kepolisian seakan tidak tersentuh. 

Jika Tim Saber Pungli Mabes Polri tidak bergerak, IPW mengimbau KPK turun tangan melakukan OTT di lingkungan kepengurusan SIM di Polda Metro Jaya. Sehingga OTT KPK tidak hanya memburu kepala daerah, sementara lingkungan kepolisian seakan tidak tersentuh KPK.

Maraknya aksi calo dalam pengurusan SIM ini terjadi di Samsat Daan Mogot Jakarta Barat dan Bekasi. Memang para calo tidak bisa masuk ke dalam, tapi mereka beraksi secara terbuka di parkiran dan di dekat pintu masuk. Mereka mencari calon pemohon SIM di lapang parkir sepeda motor atau di jalan dan di depan loket kesehatan. 

Mereka menawarkan jasa dan mengaku punya orang dalam dan menjamin pasti lulus. Jika sudah ada kata sepakat calo tadi menghubungi orang dalam dan memberitahu nama sipemohon SIM. Lalu sipemohon juga diminta untuk ketemu orang dalam tsb. Pemohon tetap diwajibkan mengikuti semua prosedur yang sudah ada, baik teori mau pun ujian praktek. 

Hal ini sebagai formalitas kelengkapan administri saja. Tapi lewat bantuan orang dalam pemohon dipastikan akan lulus. Modus seperti ini sangat mengganggu masyarakat. Sebab jika tidak melalui calo sulit bagi pemohon untuk lulus.

Melihat banyaknya pemohon setiap hari dipastikan perputaran uang calo atau pungli di tempat ini cukup besar. Sebab itu Tim Saber Pungli atau KPK perlu turun tangan untuk melakukan OTT. 

Bagaimana pun aksi percaloan ini sangat mengganggu gebrakan gebrakan perubahan yang sudah dilakukan Kapolri Tito Karnavian di jajaran kepolisian. Tidak hanya itu aksi percaloan SIM ini seakan menantang Tim Saber Pungli Mabes Polri ataupun KPK yang rajin melakukan OTT di tempat lain tapi seakan tidak berani membersihkan percaloan dan pungli dalam pengurusan SIM.

Neta S Pane
Ketua Presidium Ind Police Watch
Don't Miss