Responsive Ad Slot

Golkar Ogah Neko-neko Dukung Khofifah

Senin, 06 November 2017

Ketua Bidang Pemenangan Pemilu DPP Partai Golkar wilayah Jawa III Adies Kadir menyatakan partainya tidak mengajukan syarat apapun terkait pasangan yang akan mendampingi bakal Calon Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawangsa.

"Partai Golkar tidak ada prasyarat. Kalau pasangan cawagub dari partai lain yang dipilih bu Khofifah itu cocok ya kita dukung. Partai Golkar mendukung bu Khofifah dengan tulus dan ikhlas," kata Adies di sela-sela acara Rakerda DPD Partai Golkar Surabaya di Gedung Juang 45 Surabaya.

Menurut dia, dari Golkar sendiri sudah ada sembilan nama Bakal Calon Wakil Gubernur Jatim yang diusulkan mendampingi Khofifah di antaranya Ketua DPD Golkar Jatim Nyono Suharli Wihandoko, Bupati Gresik Sambari, Anggota DPR RI Ridwan Hisyam, Anggota DPR RI Gatot Sujito.

Saat ditanya apakah nama-nama tersebut masuk dalam penjaringan Tim 17 yang beranggotakan kiai, Adies mengatakan ada sebagian yang masuk. Hanya saja, Adies enggan menyebutkan siapa saja yang masuk penjaringan tersebut.

"Tapi kami cukup senang, bu khofifah sudah mulai terbuka kepada media. Tinggal kita sekarang menunggu beliau memilih siapa untuk mendampingi untuk maju di Pilkada Jatim 2018," kata anggota DPR Komisi III ini.

Wakil Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan ini meminta DPD tingkat II Partai Golkar terus merapatkan barisan dan mengerakkan mesin partai untuk mengamankan, menjalankan dan memenangkan Khofifah dalam pertarungan Pilgub Jatim 2018.
Adies menegaskan, alasan Golkar menetapkan dukungan kepada wanita yang saat ini masih menjabat sebagai Menteri Sosial tersebut sangat terukur. Dikatakannya, Khofifah merupakan sosok yang yang berprestasi.

"Bu Khofifah adalah sosok perempuan yang sudah terbukti berprestasi. Sekarang Menteri Sosial, sebelumnya Menteri Pemberdayaan Perempuan. Kapasitas beliau tak perlu diragukan lagi," cetusnya. 
 
Sementara itu, Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Timur Soekarwo yang memberikan prasyarat khusus bagi pendamping Khofifah. Seokarwo mengatakan pihaknya akan mewajibkan pendamping Khofifah Indar Parawansa di Pilkada Jatim 2018 untuk memiliki kartu tanda anggota partai tersebut.

"Secara mekanisme dan aturan memang seperti itu. Bakal Cawagubnya nanti harus memiliki KTA Demokrat," ujarnya.
Don't Miss