Responsive Ad Slot

Awas, Jangan Pilih Kepala Daerah Hoax

Kamis, 04 Januari 2018


Mendagri Tjahjo Kumolo menegaskan pemilihan kepala daerah adalah pesta demokrasi untuk memilih pemimpin yang amanah. Pemimpin yang punya konsep dan sederet program. Bukan pemimpin yang menang dengan mengandalkan kampanye hitam seperti ujaran kebencian, hoax, atau fitnah. Apalagi menang dengan politik uang.

"Yang akan Pilkada serentak tahun ini,  Pilkada serentak ini memilih pemimpin daerah yang amanah yang punya program dan konsep untuk kemaslahatan masyarakat dan daerah," kata Tjahjo di Jakarta, Kamis (4/1).

Mendagri juga mengungkapkan, untuk menyongsong dan mematangkan persiapan penyelenggaraan Pilkada serentak, Kemendagri akan menggelar rapat koordinasi Pilkada. Rapat koordinasi akan mengundang seluruh Sekretaris Daerah dari 17 provinsi yang akan melaksanakan pemilihan pada tahun 2018.

"Kita akan konsultasi mengenai pejabatnya karena ada yang sudah bersaing yang di awali tanggal 14 Januari ini gubernur Kalbar selesai (tugasnya). Jadi kita bantu pejabatnya. Kita persiapkan dengan seksama," kata Tjahjo.

Tjahjo juga meminta para Sekda provinsi untuk mengingatkan para kepala daerah yang akan menggelar Pikada, agar segera mempersiapkan calon pelaksana tugas kepala daerah. Ini agar jalannya roda pemerintahan tidak terganggu. Dalam rapat koordinasi nanti, sejumlah kementerian dan lembaga terkait akan diundang, memaparkan pemetaannya. Rapat juga akan mengundang wakil dari 171 daerah yang akan menggelar pemilihan.
Don't Miss