Responsive Ad Slot

Mereka Yang Teringat Memory 2009

Selasa, 20 Februari 2018


Kader PKS se-Indonesia bersyukur partainya mendapat nomor urut 8 pada Pemilu 2019. Angka 8 didentikan elit PKS sebagai angka keadilan yang penuh sejarah.

Ketua DPP PKS Aboe Bakar Al Habsyi mengatakan, hasil pengundian peserta pemilu yang dilakukan di KPU semakin membangkitkan semangat kader PKS untuk berjuang pada Pemilu 2019.

"Alhamdulillah PKS dapat Nomor 8 untuk Pemilu 2019, kami punya romantisme dengan angka ini saat Pemilu 2009 sepuluh tahun yang lalu. Kami punya banyak kenangan manis pada Pemilu 2009," katanya di Jakarta, Selasa (20/2).

Aboe mengungkapkan, keluarnya angka 8 sangat surprise buat kader di daerah, karena ternyata masih banyak kader menyimpan atribut lama dengan nomor tersebut. Banyak yang membagi foto baju, kaos, rompi dan atribut lain di group WhatsApps.

"Tentunya ini menggairahkan lagi semangat lama kader saat membesarkan partai ini. Generasi senior dan junior, tua dan muda semakin terpacu semangatnya," ujarnya.

Menurutnya, sebagian semangat yang muncul dari kader juga berasal dari “utak atik gatuk” ketika membaca surat Nomor Delapan yaitu An Anfal yang di ayat 8 berisi perintah untuk menyampaikan keadilan. "Tentunya ini memberikan spirit tersendiri bagi kader dan simpatisan untuk semakit giat membawa misi partai di pemilu mendatang," katanya.

Aboe menyampaikan, sebenarnya angka berapapun tidak ada masalah buat PKS, semua selalu kita anggap merupakan berkah untuk pemenangan. Namun angka delapan ini memang merekam banyak cerita lama yang membawa semangat tersendiri untuk menghadapi kontestasi 2019.

Dalam kesempatan ini, Aboe tak lupa memberikan pantun untuk nomor PKS yang baru. "Ketika Dilan dilanda rindu Melia datang bawa senyuman. Jika ingin Indonesia maju, Ayo pilih PKS nomor delapan. Makan patin di Balikpapan, Ada gadis berjalan tenang. PKS sekarang nomor delapan, Memang layak untuk menang," timpal anggota Komisi III DPR RI ini.
Don't Miss