Parah! Pendapatan Pasar Ikan Tangan-Tangan, Diduga Diselewengkan

Ketua Badan Usaha Milik Gampong (BUMN) Gunong Cut Azwar Irwandi mengakui, pengelolaan pasar ikan kecamatan Tangan-Tangan hingga saat ini...

Ketua Badan Usaha Milik Gampong (BUMN) Gunong Cut Azwar Irwandi mengakui, pengelolaan pasar ikan kecamatan Tangan-Tangan hingga saat ini masih dalam pengelolaan BUMG setempat, dan lebih tepat tanpa percarteran kepada pihak-pihak lain, alasannya, membuat harga ikan yang tak stabil yang disebabkan oleh ketidakstabilannya biaya kontrak carteran nya.

Dikatakan Azwar Irwandi, cateran pasar tersebut sejak tahun 2013, tapi disampaikannya pasar itu bukan pelangan, karena menurutnya jika pasar tersebut dilelang ia prediksi pasar itu tidak akan berjalan semestinya, serta carteran itu juga akuinya tiap tahun ada dibayarkan ke kecamatan atau penanggungjawab pasar, hal ini katanya saat Istanapos.com menghubungi, Jum'at (3/3/2017).

"Itu kami bayar harga carter itu, kalau dalam bentuk surat tidak ada, tapi kwitansi serah terima uang yang ada", ungkap Azwar.

Selanjutnya, Azwar mengatakan pembayaran uang carteran pasar itu telah beberapa kali dilakukan sejak tahun pertama carter, dan dikatakan Azwar bahwa ia juga menerima tanda bukti pembayaran, baik dari camat maupun staf camat dan ketua pengelolaan pasar yakni saat itu pengakuan nya dijabat oleh Mahmud. MD.

"Yang pertama saya serahkan kepada camat Zulkifli, yang kedua kepada camat Ruslan Adly tapi diwakili oleh ketua pasar karena alasan waktu itu camat sibuk, yang ketiga langsung kepada ketua pasar, Mahmud", ungkapnya.

Pengakuan Azwar juga terkait biaya sewa lapak penjual ikan, lapak yang disewakan kepada para penjual ikan sebesar Rp. 10.000 per lapaknya, dan itu sudah berjalan sejak pasar tersebut dibuka, sedangkan biaya carteran pasar ikan tersebut selama BUMG yang kelola, diikuti sesuai dengan yang sudah berjalan, yakni sesuai dengan biaya pelelangan sebelumnya.

Sebutnya, carteran pasar ikan Tangan-Tangan tersebut bervariasi, pada tahun pertama pasar itu dicarter Rp.10.000.000, ditahun kedua biaya carteran meningkat selanjutnya meningkat 20 persen dari harga sebelumnya yakni Rp. 12.000.000, harga carter tersebut bertahan hingga ia membayar uang carteran yang terakhir Rp. 12.000.000, harga carteran tersebut juga dengan pertimbangan pedagang ikan agar tidak terlalu terbebani.

"Harga carter pasar itu bervariasi", katanya.

Bekas Camat Tangan-Tangan Ruslan Ahmad mengakui, selama dua tahun ia menjabat pasar ikan tidak ada kejelasan terhadap pengelolaan, ia juga mengetahui bahwa pengelola pasar ikan tersebut oleh Mamud MD, serta yang mencarterkan ke pihak BUMG desa Gunong Cut adalah Mahmud, selain biaya carteran yang tidak pernah di stor ke pemerintah kecamatan, proses kelanjutan carteran pada tahun 2016 pun tidak ada kejelasan, pengakuan Ruslan Ahmad telah beberapa kali memanggil ketua BUMG untuk membahas proses kelanjutan carteran tersebut, namun hal itu tidak pernah terjadi.

"Keuchik bilang itu biar sama kami, karena itu BUMG", kata Ruslan Ahmad mengutip pernyataan Keuchik.

Pengakuan Zulkifli, Camat Tangan-Tangan yang sekarang, bahwa ia yang menjabat sebagai camat Tangan-Tangan pada saat pasar ikan tersebut mulai dibuka, Zulkifli mengakui yang pertama sekali pasar ikan tersebut ia berikan kepada BUMG Gunong Cut, dan ia juga mengakui antara ia dengan BUMG itupun dalam bentuk carteran, yakni Rp. 10.000.000 per tahun.

"Selama saya hanya sekali dibayar oleh BUMG ke kecamatan", ucap Zulkifli.

Lebih lanjut, Zulkifli juga mengatakan akan dipanggil semua yang berkaitan dipasar ikan tersebut, dan ia memastikan pasar ikan tersebut bukan hanya BUMG itu saja yang mengelola, akan tetapi hal itu harus di meratakan.

"Untuk kedepan jangan BUMG itu saja yang kelola, karena itu milik kecamatan, jadi BUMG desa lain juga harus dapat", ungkapnya.


Rep: Muhammad Taufik
Name

Birokrasi Bisnis daerah eksekutif featured foto Hikmah hukum iklan iklan1 ILM Indeks Internasional kebijakan makro mikro Muda nasional opini politik Populi sport
false
ltr
item
IstanaPos.com: Parah! Pendapatan Pasar Ikan Tangan-Tangan, Diduga Diselewengkan
Parah! Pendapatan Pasar Ikan Tangan-Tangan, Diduga Diselewengkan
https://4.bp.blogspot.com/-PHSGRV2g4zA/WL9sxopsIwI/AAAAAAAABgA/8XYWVsqGL80UJm3Qg1K5CDRa1yTCOxTEACK4B/s640/IMG-20170308-WA000-729275.jpg
https://4.bp.blogspot.com/-PHSGRV2g4zA/WL9sxopsIwI/AAAAAAAABgA/8XYWVsqGL80UJm3Qg1K5CDRa1yTCOxTEACK4B/s72-c/IMG-20170308-WA000-729275.jpg
IstanaPos.com
https://www.istanapos.com/2017/03/parah-pendapatan-pasar-ikan-tangan.html
https://www.istanapos.com/
https://www.istanapos.com/
https://www.istanapos.com/2017/03/parah-pendapatan-pasar-ikan-tangan.html
true
5747322589800627398
UTF-8
Not found any posts Lainnya Readmore Reply Cancel reply Delete By Beranda Halaman POS View All Berita Lain LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jumat'at Sabtu Min Sen Sel Rab Kam Jum Sab Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Okt Nov Des baru saja 1 menit $$1$$ menit lalu 1 jam lalu $$1$$ jam lalu kemarin $$1$$ hari lalu $$1$$ minggu lalu lebih dari 5 minggu Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy