Penegak Hukum Jangan Main-main

Ketua DPP PKS Aboe Bakar Al Habsyi mengingatkan aparat penegak hukum, khususnya Jaksa dan Hakim bersikap profesional tidak pandang bu...



Ketua DPP PKS Aboe Bakar Al Habsyi mengingatkan aparat penegak hukum, khususnya Jaksa dan Hakim bersikap profesional tidak pandang bulu dalam menangani kasus hukum yang menimpa calon gubernur. 

Aboe menilai, langkah Jaksa yang meminta penundaan pembacaan tuntutan pada sidang cagub DKI Jakarta Ahok tanggal 17 April semakin memperkuat kesan adanya upaya pengkondisian hukum dalam momen pilkada DKI Jakarta. 

"Publik sebelumnya sudah gaduh ketika ada surat dari kepolisian yang meminta penundaan sidang. Dengan adanya kejadian ini publik semakin yakin bahwa ada upaya untuk mengkondisikan agar pembacaan tuntutan dilakukan setelah Pilkada," katanya di Jakarta. 

Menurutnya, bila dicermati selama persidangan, Jaksa sempat menyinggung soal surat Kepolisian kepada majelis hakim yang meminta penundaan sidang setelah pilgub. Ini menunjukkan bahwa upaya penundaan sebenarnya bukan semata karena kurang siapnya Jaksa. 

Tapi juga ada permainan hakim karena menawarkan untuk menunda sidang pada tanggal 17. "Jaksa baru bisa menyiapkan tuntutan tanggal 20 atau sehari setelah Pilkada. Siapapun yang mengikuti persidangan Ahok selama ini pasti akan menyimpulkan adanya "something" pada persidangan kali ini," duganya.

Aboe mengaku sangat menyayangkan atas kejadian penundaan sidang Ahok. Karena menguatkan persepsi di masyarakat bahwa hukum kita seolah "aturable" alias bisa dikondisikan. "Tentunya ini akan semakin memperburuk citra dan marwah para penegak hukum di Indonesia," ujarnya.

Sebagai anggota Komisi III, yang menjadi mitra kerja dari Kejaksaan, Aboe mengancam akan minta penjelasan soal ketidaksiapan Jaksa melaksanakan sidang Ahok tanggal 17. 

"Kita bingung apakah memang tuntutan yang akan dibikin Jaksa sampai ribuan lembar sehingga memerlukan waktu tambahan hingga sembilan hari. Atau barangkali mesin ketik di Kejaksaan sedang rusak sehingga perlu dukungan anggaran. Atau mungkin tanggal 20 dianggap sebagai tanggal yang baik untuk melakukan penuntutan. Atau ini motif politik untuk menguntungkan calon gubernur tertentu," pungkasnya. 

Informasi, sidang tuntutan terhadap terdakwa Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang harusnya dilakukan 17 April ditunda hingga Kamis, 20 April 2017. Penundaan tersebut dinilai sarat akan pengaruh kepentingan politik.

Name

Birokrasi Bisnis daerah eksekutif featured foto Hikmah hukum iklan iklan1 ILM Indeks Internasional kebijakan makro mikro Muda nasional opini politik Populi sport
false
ltr
item
IstanaPos.com: Penegak Hukum Jangan Main-main
Penegak Hukum Jangan Main-main
https://2.bp.blogspot.com/-Ros-9HBXZ-w/WPCl1IEegCI/AAAAAAAAAGk/_Z0d18_ynGIlFxyuBIVOqAzu2Iw37Zg5QCLcB/s640/IMG_4098.JPG
https://2.bp.blogspot.com/-Ros-9HBXZ-w/WPCl1IEegCI/AAAAAAAAAGk/_Z0d18_ynGIlFxyuBIVOqAzu2Iw37Zg5QCLcB/s72-c/IMG_4098.JPG
IstanaPos.com
https://www.istanapos.com/2017/04/penegak-hukum-jangan-main-main.html
https://www.istanapos.com/
https://www.istanapos.com/
https://www.istanapos.com/2017/04/penegak-hukum-jangan-main-main.html
true
5747322589800627398
UTF-8
Not found any posts Lainnya Readmore Reply Cancel reply Delete By Beranda Halaman POS View All Berita Lain LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jumat'at Sabtu Min Sen Sel Rab Kam Jum Sab Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Okt Nov Des baru saja 1 menit $$1$$ menit lalu 1 jam lalu $$1$$ jam lalu kemarin $$1$$ hari lalu $$1$$ minggu lalu lebih dari 5 minggu Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy