Kabareskrim Persoalkan Kandungan Gizi Beras Cap Maknyus dan Ayam Jago

Sejatinya, fakta digerebeknya gudang beras di Bekasi membuka sisi berbeda, selain soal pembelian diatas harga ketentuan yang telah diteta...

Sejatinya, fakta digerebeknya gudang beras di Bekasi membuka sisi berbeda, selain soal pembelian diatas harga ketentuan yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Juga selain soal pelanggaran tindak pidana persaingan usaha. PT. IBU merupakan anak perusahaan PT. TPG yang juga memiliki anak perusahaan sejenis PT. IBU yaitu PT. SAKTI.

PT. SAKTI dan PT. IBU sebagai anak perusahaan PT. TPG yang bergerak di bidang beras kemasan, sebenarnya diduga juga telah melakukan pembohongan publik. Selain melanggar tindak pidana persaingan curang sebagaimana termaktub dalam pasal 382 BIS KUHP, dua anak perusahaan itu diduga juga melanggar Undang-undang Pangan No. 18 Tahun 2012 Tentang Pangan yaitu pasal 141 dan 89 dan Undang-undang No. 8 Tahun 1999 Tentang Perlindungan Konsumen.

"Fakta lain juga terungkap bahwa berdasar hasil temuan dan pemeriksaan laboratorium terkait nilai gizi yang tercantum pada label kemasan, beras kemasan itu diduga telah membohongi publik khususnya konsumen," ungkap Kabareskrim Mabes Polri, Komjen Pol. Ari Dono Sukmanto, dalam keterangan resminya di Jakarta, Jumat (21/07/2017).

Berdasarkan hasil laboratorium, beras merk Ayam Jago mencantumkan kadar protein sebesar 14% padahal lebih kecil yaitu hanya 7,73% saja. Kadar karbohidrat tercantum 25% padahal lebih besar yaitu 81,45%. Lalu kadar lemak tercantum 6% padahal lebih kecil yaitu hanya 0,38% saja.

Sementara untuk beras merk Maknyuss, dalam kemasannya juga mencantumkan kadar protein sebesar 14% padahal lebih kecil yaitu hanya 7,72% saja. Kadar karbohidrat sebesar 27% padahal lebih besar yaitu 81,47%. Lalu kadar lemak tercantum 0% padahal lebih besar yaitu 0,44%.

"Ini mencurigakan. Ada apa dengan perbedaan kandungan nilai gizi itu? Sekedar memainkan mutu beras? Persoalan bisnis semata? Atau merupakan usaha sejenis melemahkan bangsa ini dikemudian hari melalui kandungan mutu dan gizi di beras itu karena yang dikonsumsi oleh masyarakat selama ini justru mengandung protein, karbohidrat dan lemak yang justru terindikasi memainkan kesehatan masyarakat melalui pangan," papar Ari.

Ari menegaskan, fakta temuan hasil laboratorium itu akan terus didalami agar kekhawatiran dan tingkat kepercayaan masyarakat kepada pemerintah khususnya program swasembada beras, justru meningkat.

"Tentu saja ini akan terus didalami serta menjadi masukan agar konsumen tak lagi dibohongi dari sisi nilai gizi dan mutu beras yang dikonsumsi," tegas Ari.

Terkait penggerebekan yang terjadi, Ari mengingatkan agar para pengusaha terkait pangan tidak berlaku sesuka hati lagi.

"Sudah ada kepastian hukum bahwa di nusantara ini, harga beras sepatutnya murah. Sesuai dengan harga yang ditetapkan pemerintah agar tercapai kemakmuran bagi para petani dan bukan hanya kepada pengusahanya saja, untuk mewujudkan Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia," jelasnya.

Berdasarkan data dan fakta di lapangan, beras produk PT. IBU dan PT. SAKTI dijual ditingkat konsumen dengan harga yaitu merek Ayam Jago Rp. 102/5 Kg = Rp. 20.400/Kg; merek Maknyuss Rp. 68.500/5 Kg = Rp. 13.700/Kg; merek Jatisari Rp. 65.900/5Kg =Rp. 13.180/Kg; merek Rumah Adat Rp. 101.500/5 Kg = Rp. 20.300/Kg; merek Desa Cianjur Rp. 101.500/5Kg = Rp. 20.300/Kg.

Kedua anak perusahaan itu diduga telah melanggar tindak pidana persaingan curang sebagaimana termaktub dalam pasal 382 BIS KUHP. Serta melanggar ketetapan pemerintah melalui Permendag No. 27/M-DAG/PER/2017. Dimana untuk harga acuan pembelian dipetani, gabah kering panen Rp. 3.700/Kg, Gabah Kering Giling Rp. 4.600/kg, dan Beras Rp. 7.300/Kg sedangkan harga acuan penjualan di konsumen untuk beras sebesar Rp. 9.500/Kg.



Kandungan gizi nasi putih per 100 gr diantaranya :

Kalori 129
Lemak 0,28 gr
Karbohidrat 27,9 gr
Protein 2,66 gr.

Rinciannya adalah
Kalori: 2%, lemak, 89% karbohidrat, 9% protein.





Foto: google
Name

Birokrasi Bisnis daerah eksekutif featured foto Hikmah hukum iklan iklan1 ILM Indeks Internasional kebijakan makro mikro Muda nasional opini politik Populi sport
false
ltr
item
IstanaPos.com: Kabareskrim Persoalkan Kandungan Gizi Beras Cap Maknyus dan Ayam Jago
Kabareskrim Persoalkan Kandungan Gizi Beras Cap Maknyus dan Ayam Jago
https://1.bp.blogspot.com/-FxM0O4leeHw/WXGlNyyiqsI/AAAAAAAADc4/S2wffcAiJvAM6qmmaTIFMCsGkNP1_IyOwCK4BGAYYCw/s640/16110998_168806183606849_7839225229791461376_n-712708-785477.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-FxM0O4leeHw/WXGlNyyiqsI/AAAAAAAADc4/S2wffcAiJvAM6qmmaTIFMCsGkNP1_IyOwCK4BGAYYCw/s72-c/16110998_168806183606849_7839225229791461376_n-712708-785477.jpg
IstanaPos.com
https://www.istanapos.com/2017/07/kabareskrim-persoalkan-kandungan-gizi.html
https://www.istanapos.com/
https://www.istanapos.com/
https://www.istanapos.com/2017/07/kabareskrim-persoalkan-kandungan-gizi.html
true
5747322589800627398
UTF-8
Not found any posts Lainnya Readmore Reply Cancel reply Delete By Beranda Halaman POS View All Berita Lain LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jumat'at Sabtu Min Sen Sel Rab Kam Jum Sab Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Okt Nov Des baru saja 1 menit $$1$$ menit lalu 1 jam lalu $$1$$ jam lalu kemarin $$1$$ hari lalu $$1$$ minggu lalu lebih dari 5 minggu Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy