Peraih Medali Emas Karate Sempat Muntah Darah

"Habis shalat saya berdoa; 'ya Allah berikan yg terbaik buat saya dan bangsa saya. Saya doa buat yang terbaik aja'. Nggak harus menang. Saya nggak target emas" - Rifki Ardiansyah Arrosyiid

Siapa sangka, kemunculan  Rifki Ardiansyah Arrosyiid untuk pertama kali di ajang Asian Games langsung menyedot perhatian publik. Ia menyegel medali emas di cabang olahraga karate di nomor kumite 60 kilogram.

Padahal, ketika seleksi pertama yang dilajukan PB Forki, Ia hanya menduduki rangking ketiga alias cadangan. Prajurit TNI-AD berpangkat Sersan Dua ini pun tak pernah menarget emas.

"Jelang pertandingan saya memang agak tegang. Kemudian saya shalat untuk menenangkan diri. Habis shalat saya berdoa; 'ya Allah berikan yg terbaik buat saya dan bangsa saya. Saya doa buat yang terbaik aja'. Nggak harus menang. Saya nggak target emas," ungkapnya ketika berbincang dengan IstanaPos.com di Rumah Indonesia, Kuningan Jakarta.


Apalagi tiga hari sebelum laga laga, ungkap Rifki, Ia sempat mengalami cedera parah. Rahang sebelah kirinya mendapat tendangan saat menjalani latihan. Ketika itu, Ia harus dilarikan ke rumah sakit.

"Tiga hari sebelum Asian Games, sempat kena rahang kiri. Sempat muntah darah. Langsung dibawa ke rumah sakit terdekat," kata Rifki.

"Sekarang masih robek. Dan masih terasa sakit hingga pertandingan," lanjutnya.

Terjun ke dunia karate, kisah Rifki berawal dari kekhawatiran orang tua yang melihatnya sering berantem. Karena itu Ia kemudian sejak umur tujuh tahun langsung dilatih karate.

"Dari kelas satu SD, umur tujuh tahun disuruh berlatih karate. Karena dulu suka bergelut, makanya masuk Karate biar nggak nakal," cerita Rifki. 

"Kalau ada masalah pasti sering berantem. Apalagi waktu SMP sampai SMA saya kan bonek (bondo nekat,red) juga," lanjut dia, tersenyum.

Kendati demikian, skill karatenya terus diasah. Ia mulai mengikuti sejumlah kejuaraan sejak usia 10 tahun. "Usia 10 tahun sampai 11 tahun sudah ikut kejuaraan," tandasnya.

Atas keberhasilannya meraih medali emas, selain diguyur bonus Rp1,5 milyar dari pemerintah, Ia juga mengaku dijanjikan bonus dari dompet pribadi ketua umum PB Forki Gatot Nurmantyo sebanyak Rp1,5 milyar.

"Nanti 2,5 persennya saya zakatin ke panti asuhan, kemudian saya pengen naikan haji kedua orang tua," pungkasnya. (*)


KOMENTAR

BLOGGER

Google+ Badge

Name

Birokrasi Bisnis daerah eksekutif featured foto Hikmah hukum iklan iklan1 ILM Indeks Internasional kebijakan makro mikro Muda nasional opini politik Populi sport
false
ltr
item
IstanaPos.com: Peraih Medali Emas Karate Sempat Muntah Darah
Peraih Medali Emas Karate Sempat Muntah Darah
"Habis shalat saya berdoa; 'ya Allah berikan yg terbaik buat saya dan bangsa saya. Saya doa buat yang terbaik aja'. Nggak harus menang. Saya nggak target emas" - Rifki Ardiansyah Arrosyiid
https://1.bp.blogspot.com/-MLQzt6oEsLU/W4kCnyteCHI/AAAAAAAAF7g/3pKPLOMX6REqijA-jfsqCyrlu8jc1hxvACK4BGAYYCw/s320/IMG-20180831-WA0001-758653.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-MLQzt6oEsLU/W4kCnyteCHI/AAAAAAAAF7g/3pKPLOMX6REqijA-jfsqCyrlu8jc1hxvACK4BGAYYCw/s72-c/IMG-20180831-WA0001-758653.jpg
IstanaPos.com
https://www.istanapos.com/2018/08/peraih-medali-emas-karate-sempat-muntah.html
https://www.istanapos.com/
https://www.istanapos.com/
https://www.istanapos.com/2018/08/peraih-medali-emas-karate-sempat-muntah.html
true
5747322589800627398
UTF-8
Not found any posts Lainnya Readmore Reply Cancel reply Delete By Beranda Halaman POS View All Berita Lain LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jumat'at Sabtu Min Sen Sel Rab Kam Jum Sab Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Okt Nov Des baru saja 1 menit $$1$$ menit lalu 1 jam lalu $$1$$ jam lalu kemarin $$1$$ hari lalu $$1$$ minggu lalu lebih dari 5 minggu Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy