Evaluasi Proyek Pembangunan Infrastruktur Di Papua

Komisi I DPR prihatin atas kasus pembunuhan puluhan pekerja infrastruktur oleh kelompok bersenjata di Papua. Agar kejadian serupa tak te...



Komisi I DPR prihatin atas kasus pembunuhan puluhan pekerja infrastruktur oleh kelompok bersenjata di Papua. Agar kejadian serupa tak terulang dia mengusulkan TNI membangun pangkalan militer terbesar di Asia Pasifik di Papua.

"Kasus ini tidak boleh kembali terulang. Pembunuhan terhadap pekera proyek ini tindakan tidak beradab. Pemerintah harus melakukan langkah untuk memulihkan kondisi keamanan di Papua," kata anggota Komisi I DPR Syaifullah Tamliha, Kamis (6/12).

Syaifullah mengingatkan, akibat kejadian ini bisa membuat pekerja proyek infrastruktur di Papua  merasa khawatir akan keselamatannya.

"Saya usul TNI melakukan operasi militer selain perang di Papua. Pembangunan infrastruktur di Papua bisa diserahkan kepada TNI agar aman. Ini untuk menghindari jatuh lebih banyak lagi korban warga sipil. Bila perlu bangun pangkalan militer terbesar di Asia Pasifik di Papua,” kata politisi PPP ini.

Syaifullah menyarankan, pembangunan infrastruktur di Papua dievaluasi sebelum kondisi keamanan terjamin. Sebelum ada jaminan stabilitas keamanan pembangunan tidak perlu dipaksakan. Diingatkan, pembangunan infrastruktur di tengah ketidakstabilitan keamanan akan memakan banyak korban.

Tokoh asal Kalimantan Selatan ini berharap, aparat keamanan bisa memburu dan menumpas kelompok pelaku pembunuhan terhadap pekerja infrastruktur. Jika dibiarkan keberadaan kelompok ini akan membahayakan stabilitas keamanan di Papua dan citra Indonesia.

"Presiden Jokowi sebenarnya sangat perhatian terhadap pembangunan Papua, tetapi jangan sampai pengorbanan Presiden membangun Papua ini disia-siakan. Jangan lagi ada korban anak bangsa dibunuh kelompok separatis,” katanya.

Syaifullah menilai aksi kelompok bersenjata ini melebihi dari kejahatan terorisme. "Nggak bisa lagi dianggap suatu persoalan yang kecil. Ini persoalan serius. Kelompok kejam ini harus ditumpas,” ujarnya.

Diberitakan,  sebanyak 31 orang pekerja PT Istaka Karya yang sedang membangun jembatan di Kali Yigi dan Aurak, Distrik Yigi, Kabupaten Nduga, Papua diduga dibunuh kelompok bersenjata pada Ahad, 2 Desember 2018. Kepolisian Daerah Papua menyatakan hingga Senin, 3 Desember 2018, pukul 22.35 sebanyak 24 orang tewas yang identitasnya telah diketahui.

KOMENTAR

Name

Birokrasi Bisnis daerah eksekutif featured foto Hikmah hukum iklan iklan1 ILM Indeks Internasional kebijakan makro mikro Muda nasional opini politik Populi sport
false
ltr
item
IstanaPos.com: Evaluasi Proyek Pembangunan Infrastruktur Di Papua
Evaluasi Proyek Pembangunan Infrastruktur Di Papua
https://2.bp.blogspot.com/-mOEP4Jxjwk0/XAiux9GJORI/AAAAAAAAClQ/ob9rlVV9-NwOJnWv72HhR4ql-2qCRFmhgCLcBGAs/s640/dpr-ri-1.jpg
https://2.bp.blogspot.com/-mOEP4Jxjwk0/XAiux9GJORI/AAAAAAAAClQ/ob9rlVV9-NwOJnWv72HhR4ql-2qCRFmhgCLcBGAs/s72-c/dpr-ri-1.jpg
IstanaPos.com
https://www.istanapos.com/2018/12/evaluasi-proyek-pembangunan.html
https://www.istanapos.com/
https://www.istanapos.com/
https://www.istanapos.com/2018/12/evaluasi-proyek-pembangunan.html
true
5747322589800627398
UTF-8
Not found any posts Lainnya Readmore Reply Cancel reply Delete By Beranda Halaman POS View All Berita Lain LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jumat'at Sabtu Min Sen Sel Rab Kam Jum Sab Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Okt Nov Des baru saja 1 menit $$1$$ menit lalu 1 jam lalu $$1$$ jam lalu kemarin $$1$$ hari lalu $$1$$ minggu lalu lebih dari 5 minggu Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy